Antara Aku, Bintang, Bulan, dan Terang
15 Oktober 2008 at 4:47 pm | In Daily Prophet, Nggombal..!!! | 6 CommentsAh, sialan. Aku benar-benar sukses mengacaukan hidupku sendiri.
Bintang yang bersinar paling terang di langit malam itu ternyata semu. Itu bukan bintang. Dia “cuma” Venus. Tentu saja dia terlihat paling terang. Tapi semuanya semu. Karena dia sama sekali tidak bersinar. Sinarnya hanya karena tubuhnya yang berpendar dan memantulkan cahaya matahari. Dia sama sekali tidak pernah menerangi malam-malam gelapku. Dan tidak akan pernah.
Bulan itu selalu menemani malam gelapku. Kadang dia seterang purnama. Namun kadang dia hanya sosok gelap. Mungkin juga tak nampak. Tapi yang pasti dia selalu ada. Dengan caranya sendiri menyejukkanku. Menerangi dan menemaniku dengan cara yang aku sendiri tidak dapat memahaminya. Dia yang paling mengerti aku.
Entah kenapa, saat aku mulai menikmati malam gelap ini, terang tiba-tiba saja datang kembali. Menagih janjiku bahwa aku akan menunggu terang saat fajar datang. Tidakkah dia memahami bahwa janjiku ini sudah dimakan oleh waktu pada saat yang tergelap. Dia dulu meninggalkanku. Tenggelam sebelum malam tiba. Kini, saat dia datang kembali, haruskah aku menyambutnya…??
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.


OOT
ngeliat venus dmn?? gw blm pernah liat tuh :p
Komentar oleh penjahat cupu™ — 16 Oktober 2008 #
ati2 chiell, karena sebutan lain untuk venus adalah bintang fajar. rasanya lebih baik mengejar matahari
Komentar oleh joesatch yang legendaris — 16 Oktober 2008 #
penjahat cupu™ :::
Saat matahari baru tenggelam ada di sebelah barat, ato saat matahari akan terbit ada di sebelah timur. Cari bintang paling terang yang tidak berkelip. Nah itu dia.
Ato, cari aja di Ilmu Komputer UGM. :p
mas Joe :::
Wah, silau Mas. Ga kuat aku….
Komentar oleh chiell — 16 Oktober 2008 #
gak mudheng maksude…
Komentar oleh Ardianto — 19 Oktober 2008 #
Soale km cuma kenal salah satu di antaranya….
Komentar oleh chiell — 19 Oktober 2008 #
tidak usah menyesal ketika salah mengambil langkah, selalu ada hikmah. (aku kur lewat..)
Komentar oleh march — 24 Oktober 2008 #