Pelayanan Pengadilan Negeri Ungaran yang Menyenangkan

30 Agustus 2007 pukul 23:08 | Ditulis dalam hanya di Indonesia | 1 Komentar

Dalam rangka mengambil SIMku yang diambil oleh polisi kemarin, ak terpaksa menempuh perjalanan DjoKja-Ungaran naek motor sendirian kemarin. Sebenernya dalam anganku waktu ketilang, tanggal 26 Agustus, aku ada acara di Kudus, jadi aku bakal pulang ke DjoKja tanggal 29 ni sekalian lewat Ungaran ambil SIM. Tapi ternyata acara tanggal 26 itu diundur, makanya ak musti susah-susah ke Ungaran hanya  untuk ambil SIM.
Ak berangkat sekitar jam 5.30 dan nyampe Ungaran pas jam8. Pelayanan di Pengadilan Negeri Ungaran sungguh luar biasa. Bayangin, sejak aku parkir motor aja, udah ada 3orang petugas yang nunggu di depan gedung untuk melayani. Padahal pertama kali ak lihat mereka berdiri di depan gedung sambil ngobrol adalah karena mereka habis upacara/apel dan belum ada kerjaan.
Tapi begitu ak jalan ke gedung, salah seorang di antara mereka tanya,
“Ada apa, mas?”
“Mo ngurus tilang, Pak.”
“Suratnya mana?”
Dan ak keluarkan surat tilang sakti itu. Habis itu aku diajak masuk ke dalam gedung. Setelah namaku dicentang di daftar absen, ak diajak masuk ke ruang duduk. Di sana tanpa basa-basi, bapaknya ngomong,
“Ini pengadilan apa diambil sekarang sama aj.”
Kejadian ini udah ak perkirakan sebelumnya. Dan,

“Berapa pak?”
“35ribu.”
Uang 35ribu pun segera berpindah tangan. Tak lama setelahnya, SIMku udah kembali ke tanganku. Dan ak bisa langsung pulang ke DjoKja.
Seluruh proses diatas, mulai dari parkir motor sampe ambil motor lagi ak yakin ga ada 10 menit. 5 menit pun mbuh-mbuhan. Sungguh kerja hebat dari bapak-bapak di sana. Pelayanan yang lancar, memuaskan dan tidak berbelit-belit.
Waktu keluar pun, ak lihat bapak-bapak yang tadi ada di luar, antri buat melayani orang-orang yang bernasib sama dengan ak. Hebat kan?? yang antri justru petugasnya, bukan kita.
Dan aku keluar dari Pengadilan Negeri Ungaran itu dengan puas. Ak telah sedikit membantu keuangan negara. Semoga uang 35ribu itu digunakan untuk fasilitas jalan raya. Atau apes-apesnya, aku udah membantu negara menyejahterakan pegawai negeri sipilnya.

NB: O ya, dalam perjalanan balik lagi ke DjoKja, aku menemui 2razia lagi. Satu di Ungaran, satu di Magelang. Wow, bener-bener rajin anggota polisi di sana. :p

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Haha.. Ironis ya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: