UnderBunny

14 Maret 2008 pukul 22:44 | Ditulis dalam Internisti | Tinggalkan komentar

Karena Inter Milan, kesebelasan yang aku jagokan di Eropa sudah memastikan diri tidak lolos perempat final Liga Champions, maka sekarang kita lupakan saja Inter. Sekarang kita omongin aja team yang lolos perempat final, UnderBunny.

UnderBunny memang tidak lolos perempat final Liga Champions, tapi bermain sesuai kelasnya di kompetisi futsal yang diadakan BEM MIPA UGM(kayaknya ga ada nama resmi kompetisinya), UnderBunny lolos ke perempat final. Di Grup B yang terdiri dari UnderBunny, Statistik 04, Himasta(Himpunan Mahasiswa Statistik) dan Kimia 06, Under Bunny melenggang sebagai juara grup dengan 3 kemenangan dalam 3 pertandingan. Wuih…..

Oh ya, lupa. Alasan kenapa meskipun Himakom punya 5 team yang turun di kompetisi ini namun hanya Under Bunny yang aku ulas adalah karena aku mengawal gawang dari team ini. Hohohohoo…

UnderBunny seharusnya adalah team milik Ilkom 06 karena sebagian besar pemainnya berasal dari sana. Tapi karena kurang pemain di beberapa posisi, terpaksa merekrut pemain dari kelas lain. Contohnya di kompetisi ini mereka merekrut Ceper di posisi playing manager dan aku di bawah mistar.

Fenomena susahnya mencari pemain di posisi kiper memang jadi masalah tersendiri di Himakom selama aku terjun di dunia persepakbolaan Himakom. Pemain yang bisa (atau paling ga, mau) bermain di posisi ini terbilang sedikit. Apalagi yang berkualitas. Sejak mundur(atau lebih tepatnya lulus) Kiper Ilkom 03 yang juga Kiper timnas MIPA(aku lupa namanya), sulit mencari kiper yang bagus di Himakom.

Nah, gara-gara itu kiper dengan kualitas seperti aku masih di pake. Lagipula, bermain bersama UnderBunny lumayan membuatku tenang. Selain gara-gara minimnya tekanan lawan pada gawang, jika kebobolan pun, aku yakin mereka bakal mampu membalasnya. Contohya selama pertandingan grup kemarin, aku kebobolan 5 gol dalam 3 pertandingan(itu sudah lumayan, aku pernah kebobolan 8 goal dalam satu pertandingan futsal), dan UnderBunny membalaskan 10 gol untuk lawan. Artinya, setiap gol yang dibuat ke gawangku, UnderBunny bales 2 gol. 2-1 untuk Statistika 2004, 4-2 untuk Himasta, dan 4-2 juga untuk Kimia 2006. Dan di tiga pertandingan itu, UnderBunny bener-bener nunggu dibobol dulu untuk kemudian maen serius dan bales mbobol.

Kalo menurutku, team UnderBunny benar-benar bertipe offensif. Gimana ga ofensif kalo pemainpaling bertipe bertahan mereka, si Ayip (DM/MC) malah mencetak hattrick pas lawan Kimia 06. Pemain lain seperti Ingot(FC) dan Dimaz (ST) adalah tipe striker penyelesai sejati. Ditunjang motor serangan pemain asing dari Yaman, si A’la (AMC). Selain itu masih ada Faisal (AM/FC) yang justru di team ini malah diposisikan sebagai libero, pemain terakhir sebelum kiper. Si Ceper juga kalo main posisinya ST. Jadi semuanya bener-bener bertipe menyerang. Team ini jadi seperti Barcelona setelah masa Ruud Hesp pensiun. Bertipe penyerang dengan semua anggota team adalah orang-orang yang hebat kecuali sang kiper.

Mo tahu sampai dimana langkah kami…?? Tonton aja Lensa Olahraga atau Sport7 setiap hari. Karena siapa tahu berita Liga Futsal MIPA UGM bakal lebih dipentingin daripada Liga Champions setelah Inter Milan tidak lolos perempat fibal Liga Champions.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: