Saatnya Blogger Bicara..!!

18 April 2008 pukul 04:09 | Ditulis dalam hanya di Indonesia | 11 Komentar

Mayday..mayday.. Blogger dalam bahaya!! Eksistensi dan nama baik kita sebagai blogger dalam bahaya. Tahu ga kalo orang tua awam sekarang mulai melarang anak-anaknya untuk bercita-cita menjadi blogger?? Di pesantren-pesantren, diajarkan bahwa menjadi ngeblog termasuk barang makruh(lebih baik ditinggalkan) mungkin juga haram(tidak boleh dilakukan). Guru-guru SD mengajarkan dalam pelajaran moral bahwa blogging termasuk perbuatan tercela. Lama-lama keberadaan kita akan seperti keberadaan homo yang dikucilkan masyarakat.

Hal ini karena opini di masyarakat yang dibentuk oleh seorang pakar telematika Indonesia. Mulai dari blogger tukang tipu, blogger fitnah, blogger suka masang gambar porno, blogger sama dengan hacker, blogger tukang deface situs pemerintah, blogger itu homo, blogger yang suka mengolok-olok pemerintah, blogger yang suka menjelek-jelekkan dirinya dan sebagainya yang intinya blogger itu negatif. Dan parahnya, karena masyarakat mengenalnya sebagai pakar telematika terkemuka dan yang suka ditanya oleh pers jika ada apa-apa tentang masalah IT, maka masyarakat percaya banget pada dirinya. Walaupun aslinya semua yang dikatakannya (kecuali bahwa blogger suka menjelek-jelekkan dirinya) belum tentu benar dan asal njeplak sesuai ilmu komunikasi yang dikuasainya.

Seakan tu belum cukup, seorang selebritis ternama (yang mempunyai republik sendiri di Republik Indonesia ini, bahkan mempunyai laskar sendiri) menyebut bahwa blogger itu seorang pengecut. Meski cuma beberapa kali ucapan ini disiarkan di televisi, namun ucapan ini nongol di tempat yang tepat, di infotainment. Seperti diketahui, infotainment merupakan tontonan wajib ibu-ibu rumah tangga dan para pembantu(nampaknya sering diadakan acara nonton bareng infotainment khusus pembantu-pembantu rumah tangga di perumahan). Akibatnya, ibu-ibu rumah tangga itu (dan para pembantunya serta beberapa remaja putri) percaya bahwa blogger adalah tindakan pengecut dan lebih cocok dikerjakan oleh seorang istri yang durhaka dan selingkuh.

Nah, masih mau mbantah kalo Anda bukan homo?? Eh, maksudnya masih mau mbantah kalo Anda(para blogger) disepelekan masyarakat?? Kalo masih belum percaya, coba hitung berapa orang bukan blogger yang comment di blog Anda. Pasti masih bisa dihitung dengan jari, apalagi di blog pemula dan tidak terkenal seperti saya. he..he..he.. Dengan adanya stigma seperti itu, informasi yang terdapat di blog, bagi orang yang bukan blogger, mungkin seperti sampah di tong sampah. Atau mungkin seperti mural sembarang di pinggir-pinggir jalan, indah dan informatif, tapi tetep aja menganggu.

Kalo sekarang Anda percaya dengan saya, mungkin sekarang Anda bisa percaya dengan solusi yang saya tawarkan. Ini saatnya kita bicara. Bicara atau mungkin dengan menulis sesuatu tapi tidak di blog. Gimana kita bisa membuat orang yang tidak percaya dengan blog melalui tulisan di blog sedangkan orang itu tidak mau baca blog. Ini seperti memaksa orang baca Al Quran, padahal mereka tidak percaya Al Quran, salah-salah dia malah buat terjemahan ngawur seperti Oom Greet Wilders. Orang baru mau baca Al Quran setelah mereka percaya ma Al Qur’an setelah mereka mendapat hidayah.

Jadi, kita juga beri orang-orang yang tidak percaya blog itu hidayah. Melalui apa?? Melalui bicara langsung dengan mereka misalnya. Atau mungkin Anda punya media tulisan lain seperti buletin, koran, majalah, mabok(majalah tembok), atau mungkin Anda punya kitab suci sendiri.

Posisi kita sekarang seperti posisi masyarakat film Indonesia yang sedang mencari kebebasan dengan menolak sensor. Apa yang mereka cari?? Kalo menurut Mira Lesmana dalam Prespektif yang aku tonton tadi pagi, mereka mencari kebebasan, tapi kebebasan yang bertanggung jawab. Itu juga yang kita cari. Kebebasan menulis dan berpendapat kita harus bisa dipertanggungjawabkan. Jika kita sedang mengolok-olok pemerintah, kita lakukan dengan kritik yang membangun. Mungkin teknik satire seperti punya Wadehel atau mas Joe bias membantu, tapi itu hanya untuk orang yang bisa mikir. Kalo untuk pakar telematika kita yang cuma bisa ngomong, kayaknya ga bisa ngena deh.

Wee, saya sok tahu banget. Padahal cuma blogger ecek-ecek. Tapi saya percaya banget ma blogger. Blogger kan kekuatan media ketiga(yang pertama ma kedua apa sih?). Menkominfo juga udah ngomong kalo Blogger itu keluarga. Kalo gitu semua blogger itu saudara dong. Kalau gitu, bisa saya pinjam uang??

11 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Waduh, seram amat artikel nya😦

    jadi dag dig dug dor,…..

    bayangin suatu saat blogger bakal dikucilin masarakat, dilokalisasikan, atau bahkan dilemparin pake batu :((

    kejam sekali mereka itu….

  2. Wahh..baca postingan mas chiel seperti baca rangkuman postingan ttg kermit di KG🙂 . Dendam skali ya mas sama si ooy ini. Btw, skg kan blogger konotasinya sama kek hacker😛 , Apalagi jargon “blogger tukang tipu” waaahh….
    Blogger sodara? Wahaha..si nuh nuh mah ngomong gitu biar ga bikin para blogger negatif marah, ntar malah ada poto dia yang disandingkan sama porn star😀

  3. Mrs. Salamasuk :::
    Sering-sering aja salah masuk :p

    Sheila :::
    Makanya jargon itu musti kita hapuskan.
    Kalo aku rada percaya ma pak Nuh, soalnya dulu aku pernah nglamar jadi mahasiswanya dia pas dia masih Rektor ITS. Tapi ga keterima.
    Eh ya, yang ga suka ma RS se-Indonesia Raya kan banyak.

  4. yang mengagungkan si ooy jauh lebih banyak lo mas, di indo ada brapa yang tau internet? nah yang tau internet ada brapa orang yang ngerti si ooy sesungguhnya.

    yaaa….. 68% masyarakat indonesia masi percaya sama si ooy😀

  5. Betuuulll, ayoooo ganyaaang!!!! (???, maklum lg laper😀 )

    Wah, berapi-api banget mas chiell. Memang, yang namanya masyarakat awam mudah “disesatkan” oleh para seleb. Apalagi kalau media sudah ikut-ikutan disesatkan. Aku pernah baca di koran Sindo dalam satu artikel mengenai pemblokiran yang dilakukan pemerintah terhadap situs-situs porno, kira-kira begini: “…blogger dan hacker selalu menemukan cara untuk melewati pemblokiran.”
    Nah, hubungannya sama blogger apa coba? Selain itu istilah hacker pun sebenarnya merupakan istilah yang netral, tidak selalu negatif. Blogging juga merupakan istilah yang netral, bahkan cenderung positif menurutku. Tapi memang koran yang satu itu agak kurang valid.
    Tapi nyante aja, lihat Pak Presiden, Pak Menhan (Juwono Sudarsono), Pak Budi Raharjo, Pak Romi Satrio Wahono (juga Dian Sastro, he3x), mereka punya blog. Dan siapakah para seleb itu dibanding beliau-beliau ini?

  6. Sheila :::
    Mangkanya, kita kasih pencerahan pada 68% itu.

    Seagate :::
    Ada lagi, Gus Dus, pak Wimar, pak Hidayat Nur Wahid, dll.
    Tapi…
    Eh ya, saya tidak minta ganyang, tapi minta ngasih pencerahan ke orang awam.

  7. Hemm…..Buat apa tho kita ribut. Kalo kita dibilang suka njelek”kan orang lain ga usah dibales dengan menjelek”an orang itu. Itu artinya sama aja bahwa tuduhan orang itu bener. Biarin aja…
    Gitu aja kok repot, lagian masyarakat juga cuek bebek..lha wong ga tau internet apalagi blogger tu apa. Kalo dia tau internet nda mungkin kok pemikirannya sesempit itu. Mau ngasih pencerahan sama 68% itu ???
    Bikin program agar semua masyarakat pada kenal internet tu apa kemudian kasih tau aja sebetulnya dasar/arti dari blog itu apa. beres tho….

  8. mas Friend :::
    ya ini programnya, Saatnya Blogger Bicara..!!
    :p

  9. ibu2,bembantu2, apa mrk paham?mudeng?tw?palingan assal denger.. blogger tetep diminati, tapi banyak yang tdk tw gmn cara makainya..tmenq byk yg pgn,tp g bisa!klo aja mrk tw cr makenya(ibu2+pembantu2), pasti mrk g usah ngegosip,tapi langsung ngeblog…
    jd, g ush kwtr, dimaklumi aja, indonesia negara berkembang….(msi b’kembang)

  10. Bahri :::
    Makanya saya pengen nulis tetang ngeblog dan caranya di mading JoCa. InsyaAllah.

  11. Ya smua asap tidak akan timbul klo tidak ada api. Kayaknya perlu dibentuk tuh Polisi Anti Blogger Gendeng. Gendeng dlm arti sebenrnya…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: