Bima

6 Agustus 2008 pukul 06:30 | Ditulis dalam Daily Prophet | 3 Komentar

Akhir-akhir ini, aku tergila-gila dan mengidolai Bima alias Werkudara alias Bratasena, sang ksatria Jodhipati. Meskipun sejak dulu aku sudah hidup dan berkembang di Jodhipati, tapi tak sedikitpun terlintas kalo Bima adalah sosok yang pantas untuk dijadikan idola dan panutan. Setahuku dia orang yang grusa-grusu, ga pernah mikir panjang dan mengandalkan otot daripada otak. Tapi sekarang aku baru sadar kalo sifat-sifat buruk Bima itu ada dan nyata dalam diriku. Sekarang tugasku adalah untuk meniru sifat-sifat baik si Bima.Dalam cerita-cerita wayang yang aku baca, tokoh-tokoh dalam wayang itu selalu digambarkan secara abu-abu. Meskipun digambarkan kalo Pandawa itu baik dan Kurawa itu jahat, tapi ga selamanya tokoh-tokoh Pandawa dan tokoh-tokoh pendukungnya itu sifat-sifatnya baik semua. Contoh yang paling gampang jelas Arjuna yang playboy. Atau Kresna yang bisa dibilang licik. Pandu yang kemayu dan sebagainya.

Ia adalah putra Dewi Kunti dan dikenal sebagai tokoh Pandawa yang kuat, bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh, walaupun sebenarnya hatinya lembut. Bima setia pada satu sikap, yaitu tidak suka berbasa basi dan tak pernah bersikap mendua serta tidak pernah menjilat ludahnya sendiri.

Kutipan dari wikipedia.

Begitu juga Bima. Selain kasar dan menakutkan(arti namanya saja “mengerikan”), dia juga grusa-grusu dan ga pernah mikir panjang. Dia langsung marah kalo ada yang menganggu pikirannya. Dalam cerita yang aku baca, hanya kakaknya sang Yudhistira, dan ibunya dewi Kunti yang bisa mengendalikan Bima ini.

Tapi di balik itu, alasan kenapa Bima marah adalah sisi positif dari si Bima ini. Dia marah kalo Pandawa di ejek, dihina atau diinjak-injak oleh orang lain. Ini adalah bukti kalo si Bima ini orannya setia kawan. Selain itu, bahwa Bima masih bisa dikendalikan oleh ibu dan kakaknya menunjukkan kalo si Bima ini orangnya patuh.

Bima juga jujur dan pantang menjilat ludahnya sendiri. Sifat yang selama ini aku agung-agungkan meski mungkin aku belum bisa melakukannya. Sifat Bima yang menurutku sangat mirip denganku yakni sifat gampang percaya dan tidak senang curiga dengan orang lain. Gara-gara ini, Bima pernah hampir mati diracuni oleh sepupunya, Duryudana. Gara-gara sifat ini pula, aku sering dikerjai orang dan gampang ditipu dan dimanfaatkan oleh cewek.

Ada juga yang unik, pada masa mudanya pas Bima ini masih kecil, dia tu jahil banget…!! Wow, dia memang persis sama aku…. :p

Satu yang mungkin beda adalah sifat Bima yang memandang sama semua orang. Menganggap semua orang sederajat. Bagus sih.. Tapi menurutku, dia zaman edan ini, orang-orang memang berbeda sesuai dengan kemampuan mereka. Apalagi aku tidak punya kekuatan sebesar Bima.

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Aku jg suka bima

  2. dan bima hanya tunduk pada satu Dewa. yaitu Dewa Ruci. tapi juga suka mendua lho… dia punya istri lain diluar Drupadi, yaitu raksasa Hadimbi. ibunya GatotKaca.
    salam
    ./nyoman
    Btw, anak pramuka juga ya?

  3. aku baru sadar sifat sifatku chayak bima al: kuat, cepat marah kalau ada orang yang nggak sportif, tdak mengenal menyerah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: