Kau Tahu Siapa

9 Agustus 2008 pukul 06:30 | Ditulis dalam on KKN | 11 Komentar

Sebelumnya, aku bingung tentang alur tulisan ini. Ada dua fokus yang mau aku tengahkan soal’e. Yang pertama tentang Kau-Tahu-Siapa, atau kita sebut saja tabu nama. Sedangkan satunya tentang pikiran-pikiran yang teracuni oleh Harry Potter.

Jadi ceritanya, di KKN ni aku baru merasakan adanya Tabu Nama. Waktu aku baca tentang hal ini pertama kali di novel Harry Potter, aku ga gitu percaya kalo ini bisa terjadi di dunia nyata. Yakni tentang orang-orang yang terlalu takut akan kekejaman, kehebatan, prestasi, serta karena hormat kepada Lord Voldermort, mereka ga berani mengucapkan nama itu. Penyihir-penyihir itu lebih memilih menyebutnya dengan Kau-Tahu-Siapa, Dia Yang Namanya Tak Boleh Disebut, atau Pangeran Kegelapan dan sebagainya. Dan sampai sebelum KKN, sesudah aku menyelesaikan buku terakhir Harry Potter, aku tetap ga percaya hal ini bakal bisa terjadi di dunia nyata. Tapi di sini, di Panjangrejo ini, aku mengalaminya pada dua orang.

Pada orang pertama, hal in benar-benar terjadi dan terasa secara nyata. Setiap kali ada yang menyebutkan namanya, rasanya perutku seperti dipukuli banyak orang pada saat bersamaan. Sesak banget rasanya. Aku pun berusaha untuk sama sekali tidak menyebutkan namanya dalam obrolan. Aku lebih memilih menyebut “dia”. Kalo orang ga ngeh “dia” yang aku sebutkan, aku bakal jelaskan dengan misalnya “yang lagi ada di DjoKja”, “yang nanti mo pulang” dan sebagainya. Meskipun dalam hati, mengingatnya pun udah bikin paru-paru serasa dipenuhi batu krikil.

Pada orang kedua, ini hanya gara-gara aku kecanduan Harry Potter. Pada orang yang di takuti oleh semua orang se dusun Panjangrejo ini, aku menyebutnya sama dengan orang-orang di dunia Potter menyebut Voldermort. He.. Kekacauan pikiran gara-gara Harry Potter. Aku dan Dimas, mungkin kadang-kadang dengan Budhe.

Dimas, temen kelasku di Ilmu Komputer UGM, sejak aku kenal agak deket dengannya, aku tahu bahwa dia dan aku sama-sama mempunyai fantasi yang berlebihan. Makanya kami kadang-kadang terlibat obrolan ga penting, perdebatan ga perlu, dan hal-hal yang sebenernya cuma terjadi dalam pikiran kami. Di sini, pas KKN ini, aku dan Dimas sering berkhayal bahwa kami sedang berada di dunia si Potter. Kami sering saling mengacungkan pulpen dan mengucapkan Kutukan Tak Termaafkan atau paling tidak Kutukan Cruciatus. Saat ingin mengambil sesuatu, aku bakal mengucapkan Mantra Pemanggil. Saat aku dan Dimas menemui lab komputer SMA 1 Pundong sedang dalam keadaan terkunci, kami mengacungkan pulpen ke gemboknya dan mengucapkan, “Alohomora”. Kaco.

Eh, aku inget sesuatu tentang Tabu Nama. Hal itu aku baca pertama kali bukan di buku Harry Potter. Bukankah salah satu tanda orang beriman adalah bergetar hatinya bila disebut namaNya..??

11 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. obat alami chiell?

  2. Mas, kok g dibaleZ? Padahal aku dah komen di sini loh. Tapi g tau di mana komennyua ku tuliz. Bls yah! ยง tapi kayaknya yang di mana gtu? Wkk.. [binun sdr neh]

  3. Monorawx :::
    Bukan. Makanya baca tulisan2ku yang sebelumnya….

    demoze :::
    Komen-mu ditangkap Akismet. Kamu dianggep nyampah soale….

  4. Maaf. Klarifikasi. Kami tidak pernah berada di dunianya si “Potter” itu. Entah siapa si Potter itu.
    Kami berada di dunia yang tidak ada dan tidak eksis. Lupakan hal-hal ajaib yang ada di tulisan ini. Hal-hal seperti itu tidak pernah ada.
    Sang penulis telah diberikan hukuman sepantasnya karena membocorkan rahasia tertinggi dunia yang tak pernah ada.

  5. masih??
    ternyata……………..

  6. Sialan si akismet, aku dimasukkan sampah to. Tolong…….!!! ^_^, Mas Chiell, tanya. Browse dari OperaMini.Com/Opera-Mini.Ru untuk ponsel dapat dipake PC guak? Terus carane gmana?? Soale neng skol sok seret juE.

  7. hmm,
    jadi seram baca kisahnya,
    kayak di fiksi saja…
    atau???

    salam kenal yach:)

  8. kalian memang darah lumpur semua!

  9. Mas, aku di blogroll dunk!! Biar jadi keluarga.๐Ÿ˜‰

  10. Mas, aku di blogroll dunk!! Biar jadi keluarga. Wkk….๐Ÿ˜‰

  11. […] UGM oh UGM…. 2 September 2008 at 4:03 am | In Himakom | Waduh.., sudah lama banget aku ga nge-blog. Sekarang aku sudah selesai KKN. Tapi gara-gara akhir KKNku dalam beberapa hal bisa dibilang kaco, maka aku males nulis tentang hal-hal kaco tersebut. Aku sudah berusaha, tapi sulit. Lagian, bisa-bisa malah bikin masalah (lagi). […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: