I Love Korea(n) : Bim Bim Bak

17 Januari 2009 pukul 22:26 | Ditulis dalam hanya di Indonesia, Ilmu Komputer UGM, Seoul Women University | 3 Komentar
Tag: , ,
Pusat Studi Korea Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Korea Universitas Gadjah Mada

Hari Jumat ini dimulai dengan kunjungan ke Pusat Studi Korea(PSK). Karena PSKnya mang dekat aja dengan dormitory, kita ke sana jalan. Sepanjang jalan, aku sambil mengenalkan ke mereka, ini lho pohon rambutan, pohon belimbing, pohon pace(bahasa Inggrisnya pace apa ya??), pohon mangga dan sebagainya. Karena di Korea memang jenis tumbuhan yang bisa tumbuh di sana cuma sedikit. Di PSK, mereka ketemu dan ngobrol dengan salah satu staf yang juga berasal dari Korea. Karena mereka ngobrolnya pake bahasa Korea, aku akhirnya cuma nunggu di luaran sambil baca-baca buku yang ada di situ. Buku yang aku pilih, buku bergambar bahasa Inggris yang judulnya “I Love Korea”. Di situ ada beberapa budaya dasar dari Korea seperti legenda rakyat, nyanyian tradisional, dan sebagainya. Salah satunya, lagu tradisional sekaligus legenda rakyat berjudul “Arirang”. Waktu aku minta Kimong buat nyanyiin lagu ini, dia bisa nyanyiin dengan bagus banget. Arirang adalah lagu seorang gadis untuk kekasihnya yang akan pergi meninggalkannya. Isinya, ancaman jika kekasihnya benar-benar pergi, maka kakinya akan patah. Hi. Serem….
Dari PSK, acara hari ini adalah masak makanan tradisional. Mereka masak makanan Korea. Namanya, kalo ga salah (ini aja aku udah cek di kamus) Bim Bim Bak. Artinya “nasi campur”. Dan isinya memang bener-bener nasi di campur-campur dengan semua bahan yang ada. Bahan-bahannya tadi pagi Sonia udah beli di pasar tradisional. Di anter ma Tuti. Pas mereka lagi masak, aku ngajak Jeong Kyung yang lagi nganggur buat beli air galon di Kopma UGM sama nyari tuna kaleng di Mirota Kampus buat salah satu campuran Bim Bim Bak-nya. Sayangnya, gara-gara siang ini ada ujian Desain Antarmuka, aku gagal merasakan Bim Bim Baknya. Apalagi ditambah dengan sate ayam buatan bu Yati, yang njaga dormitory. Akhirnya, aku berangkat ujian dengan perut kosong. Selain itu, aku juga melewatkan acara shopping time ke Ambarukmo Plaza.(kalo yang ini aku lumayan bersyukur, mengingat cara mereka berbelanja di Malioboro tempo hari).

Nasi Campur Korea

Nasi Campur Korea

Pas aku kembali ke dormitory malemnya, semua lagi pada makan malem dengan Kiko Bento. Acaranya, malem ini adalah dialog dengan UKM. Pas lihat jadwal aku kira UKM adalah Usaha Kecil dan Menengah, aku baru tahu setelah acara berakhir kalo UKM adalah Unit Kegiatan Mahasiswa. Masalahnya aku juga ga ikut acara itu di gelanggang. Aku memilih untuk stay di dormitory jaga-jaga. Jeong Kyung ternyata lagi sakit dan aku jaga-jaga kalo-kalo dia butuh apa-apa. Aku merasa bersalah, jangan-jangan sakitnya gara-gara aku ajak jalan-jalan pas panas-panas tadi.

Seo JeongKyung

Seo JeongKyung

Flying JeongKyung

Flying JeongKyung

Aku tetep di dormitory sambil nyicil desain kartu nama yang mau aku kasih ke mereka. Oh ya, denger-denger dari Tuti, kalo orang Korea sebenarnya mang lebih suka dipanggil dengan nama Korea mereka. Karena itu, mulai hari ini aku mo manggil dengan nama Korea mereka. Kecuali mungkin Kimong yang emang lebih nyaman dipanggil dengan nick namenya. Kimong.

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. MINTA EMAILNYA BIMBIM DONG…

  2. gooo JeongKyung gooo. dont afraid mas Chiell willn’t distrub you. he…3X just kiding and peace!!!😛

  3. suka…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: