Zona Aman

30 Maret 2009 pukul 13:26 | Ditulis dalam Nggombal..!!! | 3 Komentar

Dari dulu aku membayangkan, suatu saat hidupku akan berada di kondisi yang stabil. Semua mengalir begitu saja tanpa banyak masalah. Semua kebutuhan dan cita-citaku terpenuhi. Hidup akan bahagia dan bisa dinikmati selama-lamanya. Happily ever after.

Tapi kayaknya semua itu hanya ada di negeri dongeng. Ga ada yang namanya happily ever after. Kalo kita sudah berada di posisi puncak, justru itulah posisi kita yang paling tidak stabil. Kita bisa jatuh dan terhempas sewaktu-waktu.

Sekarang, walaupun aku udah punya sesuatu yang aku inginkan dari sejak zaman aku SMA, tapi ternyata hidup tetap ga semudah itu. Kalo dulu aku bingung gara-gara ga punya, sekarang justru aku makin bingung karena punya.

Jadi gini, ini contoh kasus saja. Ga sama persis dengan kejadian aslinya. Tapi, konteksnya benar-benar sama. Misalkan, ada dua pilihan seperti ini :

Saat ini Anda adalah seorang pegawai negeri dengan gaji yang bisa dibilang sudah memenuhi semua kebutuhan Anda. Sebagai pegawai negeri, Anda mendapatkan gaji yang sama setiap bulannya dan punya jaminan hari tua. Pekerjaannya juga enak. Teman sekerja, atasan maupun bawahan semuanya menyenangkan.

Tapi suatu saat ada peluang untuk menjadi seorang pengusaha. Kalo sukses, Anda bukan hanya akan mapan dari sisi finansial, namun juga di mata sosial. Uang dan kekayaan yang Anda punya cukup untuk tiga turunan misalnya. Tapi itu jika sukses, jika gagal, Anda akan kehilangan segalanya. Yang aku maksud segalanya ya segala-galanya. Ga ada yang tersisa. Selain itu, syaratnya juga berat. Anda mesti meninggalkan pekerjaan Anda saat ini yang berarti Anda akan kehilangan segala jaminan yang Anda punya untuk masa depan. Selain itu, teman sekerja, atasan dan bawahan akan segera membenci Anda dan menganggap Anda seorang pengkhianat yang tak termaafkan. Termasuk jika Anda sudah kaya.

Kalo aku yang selama ini, pasti akan tetap pada pilihan yang pertama. Kenapa juga susah-susah mengambil resiko untuk sebuah keuntungan besar yang belum pasti. Toh, segalanya yang aku butuhkan sudah tersedia. Selama ini, aku sudah cukup bahagia dengan apa yang aku punya. Aku ga berani keluar dari zona aman dan nyaman yang sudah aku peroleh untuk keluar mencari tantangan. Aku rasa, gara-gara sikap mental seperti inilah yang menghambat seseorang untuk maju dan mencapai sukses yang sebenarnya.

Baru-baru ini ada kasus yang membuatku mempertimbangkan pilihan kedua. Untuk pergi keluar dan mengejar yang lebih baik dari pada yang ada selama ini. Tapi untuk itu, aku harus siap kehilangan aku yang punya. Selain itu, hal yang aku kejar juga belum pasti bisa jadi milikku.

Parahnya, untuk keluar dari zona aman ini jelas aku harus menyakiti seseorang yang selama ini membuatku nyaman di zona tersebut. Tapi kalo aku berhasil, semua itu bisa aku lupakan bersama orang lain di zona aman yang baru. Baiknya gimana ya??

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Pertanyaaannya, seandainya mas chiell gagal, apakah mas chiell siap untuk melupakan dan tidak menyesali telah meninggalkan zona aman sebelumnya? Karena kalo siap, maka Tuhan akan menggantikan kegagalan mendapatkan zona aman tadi dengan membuka peluang untuk masuk ke dalam zona aman kedua, ketiga dan seterusnya. Tapi kalo terus larut dalam kesedihan karena penyesalan teramat dalam, maka mas chiel sedang terkekang di dalam zona setan. wekekeke.. Tapi diakhir hayat akan menjadi cerita dan memory indah atas perjuangan hidup mencapai batas aman terakhir, sehingga menjadikan kita lebih tenang untuk meninggalkan dunia.

  2. seseorang pernah menanyakan padaku,,
    apa km g pengen jadi orang sukses??

    hummmm aku tersenyum dan bilang,,setiap orang menginginkan kesuksesan,,namun…aku lebih menginginkan kebahagiaan….. ^_^

    dengan mensyukuri semua yang ada aku rasa itu sudah cukup membuatku merasa betapa besar kebahagiaan yang aku miliki saat ini…

    dan rasa syukur atas apa yg kita miliki,,akan membuat kita menjadi orang yang paling kaya atas segala2nya…

    dan tentunya tak perlu menyakiti siapapun……

  3. bener g nyakitin org??
    g salah tuh??
    sepertinya ada yg sgt terluka…………


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: