Waiting for Godot

3 Mei 2009 pukul 09:49 | Ditulis dalam Nggombal..!!! | 3 Komentar

Kenal Godot? Tahu istilah “waiting for godot” atau tentu saja, “Menunggu Godot”??

Menunggu Godot merupakan salah satu naskah teater terkenal. Diceritakan banyak orang menunggu seseorang, atau mungkin sesuatu, yang bernama Godot. Mereka tidak tahu kapan Godot ini akan datang. Dan bahkan, mereka tidak tahu apa sebenarnya Godot itu. Di akhir cerita mereka malah meragukan keberadaan Godot itu sendiri. Apakah Godot benar-benar ada.

Aku sendiri belum tahu siapa pengarang naskah ini. Tapi konsep ceritanya benar-benar menarik. Menunggu tanpa kepastian. Akhirnya istilah “waiting for godot” digunakan untuk keadaan menunggu yang benar-benar tanpa kepastian.

Menunggu tanpa kepastian benar-benar menarik. Perasaan campur aduk yang mungkin tidak bisa ditanggung manusia seorang diri. Penasaran?? Jelas. Excited?? Mungkin saja soale orang itu akan gembira kalo akhirnya Godot benar-benar datang. Geram?? Iyalah, sepenting apakah Godot itu hingga harus ditunggu dengan segenap hati. Bosan?? Harus bisa disingkirkan kalo benar-benar menginginkan Godot.

Menunggu adalah sebuah pelajaran yang indah. Melatih kesabaran untuk terus mengharapkan. Sambil bertanya pada diri sendiri, seberapa berhargakah yang ditunggu itu. Apakah yang ditunggu itu juga mempunyai harapan yang sama untuk bertemu atau dia bahkan tidak berkeinginan untuk datang. Membuat kita terpaksa menyelaraskan hati dan akal untuk memutuskan, apakah tetap di sini untuk menunggu atau berhenti berharap.

Ada quote dari film “Tak Biasa” yang aku ingat hingga kini. Soale aku nonton film itu pertama kali pas masa-masa SMA, masa-masa penuh kebodohan dan perjuangan. Film itu kena banget waktu itu dan aku tonton berulang-ulang, makanya sampe sekarang masih apal.

“Lebih baik kamu tunggu orang yang kamu cintai, daripada cuma memuaskan diri dengan apa yang ada.”

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Wait is good, but move is a better choice if we want to make a history..
    Wait too long will make u dehydrations…
    But move too fast also make u dehydrations…
    So, make it balance, coz we can choose what in between…

  2. kalau ada naskhnya, kirimin dong….please….kesini ya dedent011@rocketmail.com……kalau mau ngirim, terima kasih banget….

  3. kalau gak salah bukunya Samuel Buchett mas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: