In Memoriam : Ruminah

17 Oktober 2010 pukul 02:09 | Ditulis dalam Nggombal..!!! | 1 Komentar
Tag: ,

Selama ini ak selalu membayangkan, suatu hari akan datang kembali mengunjungi DjoKja. Ak akan menyempatkan satu waktu d mana ak datang ke sebuah kantor d lantai2 Sayap Selatan Gedung Pusat UGM. Ak membuka pintunya, dan kemudian melihat seorang wanita manis berjilbab, melihat dari balik monitornya. Menyipitkan mata, karena waktu itu dia tidak memakai kacamatanya. Barulah setelah kuucapkan salam, dia menjawab salam dan hanya ngomong, “Kamu tho, chiell.“, untuk kemudian sibuk kembali dengan pekerjaannya…

Aku akan tersenyum, setelah menyapa semua orang di kantor itu, aku akan duduk di sebuah kursi plastik di depan meja wanita tadi. Menanyakan keadaannya dan melihat apa yang sedang dia kerjakan di monitor itu. Ga lama kemudian, aku akan mulai bercerita bahwa sekarang aku kerja di Jakarta dan ga punya pacar. Ak ga tahu dia mendengarkan ato ga, dia masih sibuk dengan komputer di depannya. Yang aku tahu, ak selalu nyaman melakukannya. 

Yang terjadi justru malah dia yang datang ke Jakarta. Ironi. Karena dia menghembuskan nafas terakhirnya di sini, tanpa sempat aku temui lagi. Dan hari ini, saat dia menuju ke peristirahatan terakhirnya, aku ga bisa mengantarnya. Aku ga sempat lagi mengucapkan terima kasih padanya.

Dia masih muda. Mungkin cuma beda sekitar 5 tahun dari aku. Berjilbab, putih, dan manis. Punya seorang anak yang masih kecil. Dan, sebenarnya tingkah lakunya juga terkadang masih kekanak-kanakan. Yang membuatku kagum adalah semua itu cuma ada diluarnya saja. Di dalam, sungguh dia penuh dengan pelajaran filosofis yang mendalam. Tentang kesabaran dan ketulusan.

Teringat saat aku harus mengerjakan sesuatu di sana bareng teman-temanku. Saat mereka ga datang, tentu saja aku ingin marah. Tapi dia menyabarkanku. Dan dengan tulus membantu pekerjaan yang harusnya aku garap bareng temen2.

Aku masih pengen ke sana. Datang ke sebuah kantor d lantai2 Sayap Selatan Gedung Pusat UGM. Ak membuka pintunya, dan berharap kemudian melihat seorang wanita manis berjilbab, melihat dari balik monitornya…

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. mmm>>
    Allah Menyelamatkan siapa yang dikehendakiNya…
    Yah…Saya mendoakan semoga yang dibicarakan diterima di sisi Allah, diampuni dosa2nya, diluaskan kuburnya, diringankan pertanyaannya. Amin.
    Buat Mas Henry dan Ammar semoga diberi kekuatan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: