Tantangan Green Canyon

3 Februari 2012 pukul 04:45 | Ditulis dalam Sharing | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Jika Anda sudah bosan dengan waterboom atau waterpark buatan yang “gitu-gitu aja“, ada baiknya Anda merencanakan liburan berikut ke waterpark alami, Green Canyon di Pangandaran. Di jamin, Anda akan segera berpikiran kalo waterpark yang ada di kota Anda, berada pada level cupu dan Anda akan tertantang untuk menaklukkan Green Canyon sekali lagi.

Green Canyon, seolah-olah mengambil namanya dari plesetan dari nama Grand Canyon, Arizona yang sudah mendunia. Tetapi sebenarnya, nama Green Canyon di ambil dari warna air sungainya yang kehijau-hijauan. Penduduk lokal sendiri lebih memilih untuk menyebutnya Cukang Taneuh, alias Jembatan Tanah.

Green Canyon

Indahnya Green Canyon tidak hanya cukup dinikmati dengan hanya memandang airnya yang hijau dan berkecipak-kecipuk dari pinggir sungai. Lebih dari itu, Anda bisa menyusuri sungai ini sampai ke bagian hulu, dengan membeli tiket perahu seharga 75 ribu Rupiah. Karena satu perahu cukup untuk 5 orang, Anda bisa membaginya bersama teman-teman Anda. Dan sebenarnya, keindahan Green Canyon lebih seru kalau Anda menikmatinya bersama serombongan orang-orang, tidak hanya dengan pasangan atau bahkan sendirian.

Dari dermaga yang terletak dekat dengan loket penjualan tiket, Anda bisa naik perahu yang dipandu oleh seorang tukang perahu dan satu orang asisten. Mereka akan memandu Anda menyusuri sungai Cijulang. Sepanjang perjalanan, mata akan dimanjakan dengan pepohonan hijau yang tumbuh di kiri-kanan sungai, tebing-tebing menjulang nan indah, serta air terjun kecil alami yang asri. Bagi orang kota, pemandangan ini akan menyejukkan mata yang setiap hari melihat asap di antara gedung-gedung bertingkat. Tentu saja, Anda tidak akan lupa untuk berfoto-foto untuk diupload ke sosial media kesayangan Anda.

Setelah perjalanan sekitar 30-45 menit, Anda akan sampai ke semacam pelabuhan. Biasanya, sebelum mencapai tempat ini, pemilik perahu akan menawari Anda untuk melanjutkan wisata Anda, dengan berenang melawan arus sungai. Di sinilah tantangan sebenarnya. Bagi Anda yang merasa mampu, tentu saja tantangan ini terlalu sayang untuk dilewatkan.

Anda yang tidak bisa berenang tidak perlu khawatir, karena masing-masing perahu sudah di lengkapi dengan pelampung. Selain itu, asisten tukang perahu tadi akan memandu perjalanan Anda. Jadi kegiatan ini bisa di bilang aman. Tetapi tentu saja, Anda perlu merogoh kocek Anda untuk sang pemandu tadi. Harga standardnya 100rb Rupiah.

Selanjutnya, Anda akan berenang melawan arus air dengan mengikuti petunjuk sang pemandu. Karena airnya cukup deras dan dalam, Anda perlu memperhatikan pemandu untuk menghindari arus yang deras tersebut. Anda akan berpindah dari batu besar ke batu besar lainnya, sepanjang sungai. Selain itu, sepanjang perjalanan Anda akan ditemani oleh cucuran air dari atap tebing. Menambah eksotika dan serunya petualangan Anda ini.

Jika belum puas dengan tantangan yang disediakan, ada bonus berupa melakukan lompatan uji nyali. Anda akan d tantang untuk lompat dari sebuah batu besar ke dalam lubuk sungai yang lumayan dalam. Ketinggiannya?? Sekitar 7 meter. Bagi Anda yang berjiwa muda dan mempunyai kondisi fisik yang prima, tantangan ini akan sangat sayang untuk Anda lewatkan.

Byur!!

Setelah capek berenang ke hulu, Anda cukup melakukan body rafting untuk kembali ke tempat hilir. Sesuai namanya, body rafting adalah semacam kegiatan rafting tanpa perahu, hanya dengan tubuh Anda. Resiko terbentur batu, bisa Anda kurangi dengan sepenuhnya mengikuti arahan pemandu, menghindari batu-batu besar dan tebing di pinggir sungai. Tapi, bukankah hidup ini terlalu membosankan jika tanpa resiko??

Kalau Anda benar-benar tertarik untuk mengunjungi Green Canyon, mulai lah merencanakan perjalanan Anda pada musim kemarau, dimana Green Canyon lebih indah untuk dinikmati. Dari Jakarta, Anda bisa naik bus dari Kampung Rambutan ke terminal Pangandaran. Tarifnya 55 ribu untuk bus non AC dan 60 ribu untuk bus AC. Perjalanan dari Jakarta lebih disarankan pada malam hari, karena waktu tempuh yang mencapai 8 jam.

Dari terminal Pangandaran, Anda bisa melanjutkan dengan naik bus ukuran sedang jurusan Pangandaran-Cijulang. Dari terminal Cijulang, Anda bisa naik ojek atau menyewa angkot jika Anda datang berombongan.

Datanglah pagi hari, meskipun Green Canyon ini buka dari jam 07.30 sampai sore hari. Dan jangan lupa untuk membawa uang tunai secukupnya. Letaknya yang cukup terpencil membuat Anda tidak akan menemukan ATM di sekitar objek wisata ini. Namun, untuk urusan perut dan baju ganti, banyak warung yang bisa membantu Anda yang membawa cukup uang.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: