Buku untuk Pulau Buku Limau

31 Mei 2013 pukul 21:36 | Ditulis dalam Sharing | Tinggalkan komentar
Tag: , , , ,

email haya

Sekitar akhir tahun lalu, saya dan Wawa berinisiatif untuk menggalang buku dari temen-temen kami berdua untuk dikirim ke pulau Buku Limau di Kecamatan Manggar,  Kabupaten Belitung Timur. Inisiatif ini bermula ketika Haryati, temen sekelas Wawa saat kuliah di Sastra Indonesia, Universitas Gadjah Mada, meminta Wawa untuk mengirim sejumlah buku untuk anak-anak di Pulau Buku Limau. Menurut Haya, begitu kami memanggil Haryati, anak-anak di sana kekurangan sumber wawasan dari buku bacaan di luar buku pelajaran.

Haya saat itu memang sedang mengajar di pulau Buku Limau tersebut melalui sebuah program yang disebut Sekolah Guru Ekselensia Indonesia (SGEI) besutan Dompet Dhuafa. SGEI ini mirip semacam Indonesia Mengajar-nya Anies Baswedan.

Kalau hanya dari aku dan Wawa, sepertinya jumlah buku yang bisa kami kirim tidaklah seberapa. Agar kiriman buku tersebut bisa lebih “berasa” bagi anak-anak di sana, maka kami berinisiatif untuk meminta bantuan kepada teman-teman dekat kami.

Poster digital kami buat, kami tag beberapa teman melalui jejaring sosial Facebook. Ajakan ini direspon oleh beberapa teman. Ada yang mengirim buku, ada juga yang mendonasikan sejumlah uang untuk gerakan yang kami sebut “Buku untuk Pulau Buku Limau” ini. Alhamdulillah, kami mendapatkan jumlah bantuan yang tidak terlalu memalukan untuk dikirim ke sana.

Sebagaian bantuan uang tunai kami pakai untuk membeli buku-buku baru. Kami pilih terutama buku-buku yang membuka wawasan anak-anak pulau Buku Limau bahwa dunia tidak hanya pulau mereka. Tentu saja buku-buku terkenal dan motivatif seperti tetralogi Laskar Pelangi kami sertakan di sana. Untungnya, momen kami belanja buku bertepatan dengan adanya Pesta Buku Murah 2013 Januari lalu di Jakarta. Dengan diskon yang ditawarkan dalam Pesta Buku Murah tersebut, aku dan Wawa bisa bener-bener puas berbelanja buku.

Selain dibelikan buku, bantuan uang tunai juga kami pakai sebagai ongkos kirim buku-buku tersebut ke kecamatan Manggar, Belitung Timur yang cukup lumayan. Ongkos kirim satu kilogram buku ke sana mencapai lebih dari dua puluh ribu Rupiah, tergantung paket yang ingin digunakan. Total kami mengirim sekitar 45 kilogram buku yang dibagi dalam dua kloter pengiriman.

Oh ya, selain buku baru, kami juga mengirim sejumlah besar buku bekas layak baca. Buku bekas tersebut kami dapatkan dari sumbangan teman-teman semua, terutama Tifa yang mengantarkan dua kardus besar full buku sampai ke rumah Wawa. Hanya saja, karena pertimbangan usia dan wawasan anak-anak pulau buku Limau, beberapa buku yang berjudul kontroversial tidak kami kirimkan kepada mereka.

Dan pada akhirnya, lihat betapa gembiranya anak-anak di Pulau Buku Limau menyambut buku-buku baru mereka :

Melengkapi ucapan terima kasih dari Haya dan adik-adik di pulau Buku Limau, aku dan Wawa juga mengucapkan terima kasih pada teman-teman semua yang sudah memberikan buku bekasnya atau pun memberikan bantuan uang tunai. Semoga, apa yang telah kita lakukan, meskipun kecil, mempunyai dampak besar dan berkelanjutan bagi adik-adik di pulau Buku Limau.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: