Tiga Warung Pinggir Jalan Enak di Jakarta

23 November 2013 pukul 09:37 | Ditulis dalam Daily Prophet | 3 Komentar
Tag: , , ,

Di Jakarta semua ada, kata mereka. Tapi saya bahkan sempat kesulitan untuk cari tempat sarapan soto yang enak di sekitaran kos waktu itu. Di Jakarta semua ada, tapi di mall dengan harga mall juga. Selain mahal, cita rasa masakan tradisional di mall juga kurang pas. Sementara yang di jalanan, kadang tempatnya agak mengkhawatirkan : kebersihannya kurang terjaga dan ada kecurigaan pemakaian bahan makanan berbahaya.

Sampai sekarang saya masih kesulitan cari tempat makan yang ada di tengah-tengah kedua kelas tersebut, dengan cita rasa yang mak nyus, kalau meminjam istilah dari pak Bondan. Saya percaya kata mereka, di Jakarta semua ada. Termasuk tempat makan pinggir jalan yang enak. Pertanyaannya adalah di mana Anda bisa menemukannya. Seperti tempat-tempat yang saya temukan ini, tempat-tempat jajan jalanan favorit saya di jalanan Jakarta :

Pempek @bing

Soal rasa, pempek @bing menurut saya adalah pempek paling enak setelah semua pempek yang pernah saya coba di Palembang sana. Kuahnya mantab, rasa ikannya pas. Harganya juga terbilang murah, makan berdua di sini kira-kira hanya menghabiskan uang 40 ribu Rupiah.

Pempek @bing ada di jalan Prof. Doktor Satrio. Kalau Anda dari kolong Karet, Sudirman, bergeraklah ke arah terowongan Kasablanka. Sebelum melewati ITC Kuningan, seharusnya Anda akan sudah menemukan dua dua warung pempek @bing. Saya sendiri juga heran, karena dua cabang pempek @bing ini letaknya berdekatan, kurang lebih hanya terpisah 500 meter.

Pempek @bing juga menjadi tempat yang bersejarah bagi saya sama istri. Kencan pertama saya dengan si eneng diakhiri dengan makan di sini. Tentu saja saya yang bayarin, dengan tambahan kalimat, “Ntar kalau makan lagi, gantian kamu yang bayarin” sebagai jaminan akan ada kencan berikutnya untuk saya dan si eneng.

Bakmi Jawa

Melihat spanduknya, Bakmi Jawa yang ini tidak punya nama entah pak Min, pak Pong, mBah Mo dan sebagainya. Di spanduk yang berwarna orange dan hijau, Bakmi Jawa ini cuma tertulis Bakmi Jawa, dilengkapi dengan menu yang disediakannya. Karena itu rada susah memberi petunjuk ke Bakmi Jawa yang satu ini.

Saya adalah pencinta Bakmi Jawa. Karenanya, hampir setiap ketemu warung Bakmi Jawa di Jakarta, saya sempatkan mencicipi warung tersebut. Pencarian saya berakhir setelah menemukan warung Bakmi Jawa ini. Dari semua Bakmi Jawa yang sudah saya coba di Jakarta, Bakmi Jawa ini paling mak nyus.

Apalagi Bakmi Jawa yang satu ini berhasil membuat si eneng yang notabenenya ga terlalu suka bakmi, jadi ikutan suka dengan Bakmi Jawa. Karena memang lokasinya dekat dengan kontrakan, dalam waktu satu minggu bisa dua atau tiga kali saya dan si eneng mampir ke warung ini.  Favorit saya adalah Bakmi Goreng, tekstur mie-nya pas, bumbu kaldunya enak, masaknya pake areng (mungkin ini poin penting kenapa rasanya enak banget). Bagi yang tidak terlalu suka manis, mungkin merasa Bakmi Goreng-nya terlalu manis. Tapi menurutku, Bakmi Jawa ya memang gitu itu. Manis. Menu lain yang wajib di coba adalah Magelangan. Gurih dan manteb.

Tertarik? Ambillah jalur ke Ciputat dari Lebak Bulus. Menjelang perempatan Kampung Utan sebelum UIN, menengoklah ke kiri. Bakmi Jawa ini ada di depan toko elektronik dekat dengan Fuji Image Plaza. Kebetulan Bakmi Jawa ini bersebelahan dengan penjual mendoan Purwokerto. Seringnya, saya juga pesan mendoan di warung sebelah sebagai teman menikmati sepiring Bakmi Jawa goreng.

Angkringan Setiabudi

Ini adalah tempat makan paling favorit seJakarta. Jika tidak punya malu, mungkin saat masih kos di Setiabudi saya akan makan di sini setiap hari. Bagi Anda yang pernah tinggal di daerah Solo atau Jogjakarta, angkringan ini bisa menjadi pengobat rindu Anda terhadap kehangatan suasana yang nJawani.

Angkringan memang banyak di Jakarta, termasuk angkringan Fatmawati yang terkenal sebagai tempat nongkrong itu. Tetapi bagi saya, angkringan Setiabudi mempunyai rasa sate usus, sate telor puyuh, sego kucing, dan sambel yang lebih pas. Dan jangan lupa dengan teh anget. Bagi saya, kunci sebuah angkringan adalah rasa dari teh angetnya. Dan angkringan Setiabudi ini, punya rasa teh anget yang juara. Mungkin cuma kalah dari teh anget yang selalu tersedia di rumah saya.

Angkringan Setiabudi posisinya ada di dekat polsek Setiabudi. Dari polsek, Anda cukup berjalan keluar ke arah Sudirman. Pas di pertigaan, angkringan Setiabudi akan ada di sebelah kiri Anda, di pojokan. Selain ngangkring, angkringan Setiabudi juga menyediakan lesehan yang benar-benar menawarkan hangatnya suasana angkringan. Anda hanya akan tersadar Anda berada di Jakarta saat melihat angkuhnya gedung tinggi Frasier Resident (dulu the Peak Sudirman) yang menjulang kontras di depan angkringan.

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. sepakat mas bro sm nomer 1 dan 3

  2. […] SUMBER ARTIKEL […]

  3. cobain bakmi jawa pa’ pom deh…dijamin enaknya pollll


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: