Sanguine Phelgmatis

chiell si Sanguine Phelgmatic

Disclaimer :: Tulisan ini chiell banget. Jadi kalo ga begitu tertarik untuk tahu chiell, mending ga usah dibaca. Tulisannya juga panjang banget.

Hari Sabtu kemarin, pada awal hari yang aneh, aku menemukan tulisan di internet yang sangat cocok untuk menggambarkan tentang kepribadianku. Dalam teori 4 kepribadian, pribadiku adalah Sanguine Phlegmatis.  Seorang yang dominan Sanguine namun mempunyai sifat Phlegmatis di baliknya. Dan saat mencari di internet tentang kepribadian yang satu ini, aku menemukan tulisan yang benar-benar cocok dengan kepribadianku selama ini di sini. Anda bisa baca versi aslinya di sana, dan ini untuk yang sudah ak alih bahasakan.

Jadi begini :

The sanguine-phlegmatic is an extraverted, optimistic, warm individual who readily connects with others and is well-liked by all. His sanguine side makes him creative, enthusiastic, friendly, and inspiring. His phlegmatic side makes him somewhat cautious at times, and also highly sensitive to other people’s moods, emotions, likes and dislikes. He keenly desires harmony in relationships.

Sanguine Phelgmatic adalah seorang ektrovert. Selain banyak ngomong, ekstrovert juga berarti aku memperoleh motivasiku dari hal-hal yang terjadi di sekitarku. Ak gampang cheer up atau justru bad mood dengan kejadian d sekelilingku ato yang orang lain lakukan padaku. Di banding orang lain, ak cenderung lebih optimis, ak memandang sisi positif dari segala sesuatu dan menerima sisi negatifnya. Karena bagaimana pun, semua hal punya sisi positif dan negatif. Karenanya, aku memilih untuk menjadi seorang realis daripada seorang idealis yang berharap semuanya positif.

Sanguine Phlegmatis bisa d katakan kreatif. Mungkin ak memang sedikit kreatif. Kata Enisten, kunci agar kita dapat dikatakan kreatif adalah dengan pintar-pintar menyembunyikan sumber dari karya kita. Jadi, kadang-kadang aku cuma mengedit hasil karya orang lain dan dengan pas menempatkannya sesuai yang aku butuhkan. Itu membuatku sedikit terlihat kreatif.

Sisi phlematisku membuatku sangat peka terhadap perubahan mood dan emosi seseorang. Meskipun terkadang aku salah mengartikan, tapi aku tetap tahu jika ada suasana hati yang berubah disekitarku.

Aku cenderung memposisikan diriku agar bisa diterima semua orang. Aku berusaha keras untuk dapat diterima sebagai orang yang menyenangkan oleh orang lain. Makanya, aku sangat sensitif terhadap omongan dan tindakan orang, serta begitu memikirkan kritik dari orang lain. Yap. Ini kayak Wolverine. Aku selalu mengira semua hal yang dilakukan orang lain di sekitarku adalah tentang aku. Mungkin ada yang menyebutnya dengan Ge-eR dan oversensitif, tapi seorang Sanguine Phlegmatic menyebutnya peka. Dan kami sangat menghargai kritik dan saran dari seorang teman.

Seharusnya, sebagai seorang Sanguine Phlegmatic, kebanyakan orang akan menyukaiku. Harusnya aku nyante, kreatif, suka bersenang-senang, antusias, imaginatif, peduli, murah hati, fleksible dan spontan. Kebanyakan kata-kata itu sih bener. Cuma beberapa kali dalam keadaan bad mood, bukan itu yang dilihat orang lain.

Aku menyebut diriku ekpresif, orang menyebutnya emosional. Menurut artikel tadi, itu karena aku memang gampang tersentuh perasaannya, perhatianku (yg terkadang mgkn sedikit berlebihan) terhadap sebuah relationship, dan hatiku yang lembut. (Sebenernya agak jijik juga nulis ini semua, tp mang kenyataannya gitu).

Kelemahanku yang lain adalah aku berpikir dangkal, susah membuat keputusan, tidak teratur, dan suka menunda-nunda pekerjaan. Seringkali, aku susah mengutarakan dengan logis apa yang aku maksud. Akhirnya, aku cuma ngomong berputar-putar ato ngomong terlalu banyak daripada yang dibutuhkan. Singkat cerita, aku tu c.e.r.e.w.e.t.

Dalam sebuah hubungan, aku akan seringkali tertarik dan deket dengan orang yang logis, teratur, berkemauan keras. Seorang pembuat keputusan yang mampu membuat keputusan secara cepat dan menyediakan stuktur moral dan aturan untuk hidupku. Dengan mudah, aku dapat dipengaruhi oleh orang itu, yang memang diperparah dengan kecenderungan untuk curhat dan meminta nasehat dalam setiap masalah hidupku. Bahkan kadang2 aku menuruti nasehat itu tanpa mempertimbangkan benar salah.

Kebanyakan sanguine phlegmatis, termasuk aku, bercita-cita menjadi guru. Selama ini aku udah beberapa kali “mengajar” sebagai guru privat ato pembimbing KIR di SMA 7 Yogyakarta. Kebanyakan murid senang dengan caraku mengajar dan cenderung dekat denganku dibanding dengan guru lain.

Kadang2 mungkin aku bingung dengan semua janji yang telah aku ucapkan karena sebagai Phlegamtis, aku lumayan susah berkata “tidak”. Aku juga punya kecenderungan kuat untuk menjadi pribadi yang disenangi orang lain. Seorang sanguine phlegmatis akan seringkali menemukan dirinya membelanjakan terlalu banyak uang daripada seharusnya dan -lebih sering lagi- untuk makan malam bersama teman, dan kemudian menunda keinginan untuk menyeimbangkan tabungan. Hal ini akan membuat sanguine phelgmatis menyesal setengah hati di akhir bulan, menyalahkan keadaan, atau malah pergi belanja lagi. Sanguine phlegmatis tidak akan benar-benar membuat kesepakatan bersama dengan temannya untuk mengubah keadaan seperti ini. Bagiku, uang bukan masalah untuk bersama dengan teman.

Artikel yang tadi benar-benar sesuai dengan keadaanku. Seakan belum cukup, aku juga menemukan artikel lain di internet di sini. Dan kemudian aku alih bahasakan menjadi seperti ini :

Sebagai Sanguine Phlematis, ak hidup dan menikmati penerimaan dan penghargaan yang diberikan orang lain atas apa yang aku lakukan kepada mereka. Aku menikmati kata “terima kasih” yang tulus, terlebih lagi kalo orang lain bener2 mengakui dan menghargai apa yang udah aku lakukan untuk mereka. Aku sangat suka di butuhkan dan diinginkan. Sebaliknya tempat yang menurutku paling tidak nyaman adalah tempat di mana aku tidak dibutuhkan dan tidak diacuhkan oleh orang lain. Ketika dicuekin oleh orang lain, aku akan langsung bad mood.

Aku hapal banyak ulang tahun temen2ku. Aku hapal semua ulang tahun  Jodhipati angkatanku. Aku ga perlu facebook atau reminder untuk inget ulang tahun temen2ku.  Meskipun aku tidak selalu memberi mereka selamat pas mereka ulang tahun karena aku ga mau itu hanya dianggap sebagai sebuah formalitas. Kalopun ak ingin memberi selamat ato kado, aku ingin memberikan sesuatu yang spesial, unik, dan sayangnya chiell banget. Aku cenderung memberi sesuatu yang aku suka daripada yang orang lain butuhkan.

Menurut artikel yang kedua Sanguine Phelgmatis adalah pendengar yang baik, tapi  menurutku aku bukan pendengar yang baik. Aku memang selalu berusaha mendengarkan orang lain. Tapi masalahnya, ketika orang lain curhat padaku, seringkali malah aku gantian  yang curhat. Aku sering membanding-bandingkan pengalaman orang itu dengan pengalamanku sendiri soale.

It’s important to note:
* They have a caring attitude, and they expect others to have the same.
* They enjoy displays of affection and approval.
* They dislike aggression.
* They project warmth and acceptance.
* They enjoy being sounding boards of help.
* They sometimes overdo their helpfulness and empathy.
* They desire acceptance.
* They become expressive and emotional under pressure.

Ini bagian penting kayaknya. Ketika aku peduli sama orang lain, aku sering kali mengharapkan orang tersebut juga peduli padaku. Saat aku smsmsan sama orang untuk tanya kabar ato apa yang sedang dia lakukan, aku juga berharap dia bertanya sesuatu hal tentang aku. Kadang-kadang kepedulianku juga keterlaluan. Hasrat untuk menolong orang kadang-kadang malah membuat orang itu merasa ga nyaman. Aku sering kali ga nyadar waktu-waktu di mana orang lain sedang butuh sendiri.

Wah, aku kaget ketika baca tulisan tentang Sanguine-Phelgmatis ini. Tulisan itu benar-benar memahami diriku bahkan mungkin lebih jauh dibanding dengan pemahamanku selama ini. Namun, yang bikin bingung, setelah tahu ini semua, apa yang harus aku lakukan. Tetap seperti ini dengan semua kelebihan dan kekurangannya, atau membuang kelemahan yang sangat mungkin juga agak membuang beberapa kelebihan. Tapi yang pasti, sifatku bukan sifat yang dibutuhkan orang untuk bisa sukses dalam segi materi….

Ak nulis ini karena ingin orang lain bisa mengerti sikapku yang menurut mereka aneh, ato pun mungkin susah. Sesungguhnya, menurutku semua orang punya kelebihan dan kekurangan. Aku tidak berusaha menutup-nutupi ato memperbaiki kekuranganku. Tapi aku jelas juga punya kelebihan yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain. Untuk itu lah aku pengen selalu diterima, dan dimengerti,

Sumber :

  1. http://www.catholicmatch.com/temperaments/sanguine/sanguine_phlegmatic.html
  2. http://www.navigatinglife.org/twoquestionpersonalitytest/id114.html

6 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Lo d pfofile ditulis Internitis…
    A bakal tlis di koment:
    MU lover j…

    tpi lo da plihan, Book Lover lbih bagus…
    dengan membaca kepribadian jg terbentuk…apa idola kita jg membentuk karakter person…

  2. kalo kata dosen gw sebenernya semua orang punya 4 kepridian antara
    Sanguine, Choleric, Melancholic dan Phlegmatic,
    tapi pasti ada salah satu yang paling kuat di dalam diri kita, dan yang terpenting kita bisa ga wad manfaatin kebaikan dari karakter kita tersebut…

    karena semua karakter kepribadian punya kelebihan dan kelemahannya…

    gw juga lumayan tertarik ma tulisan lw…

    al’a ge juga baru belajar tentang ini di kampus…

  3. Hmmm…menarik…
    tapi aku ga baca semua Chiel…dowo banget je..
    aku juga udah pernah tes di buku Personality Plus, dan hasilnya: Sanguine-Choleric🙂

  4. males mocone aku ciel…
    mampir gonku yoh >>>

  5. he..
    aku baru baca stlh sekian lama..
    dan menurt ku, kamu lebih dominan ke melakolis daripada phelgmatic.. :p

  6. aduh …. panjang banget ceritanya hehehe.

    But it’s a good article.

    Warm Regards,
    PSAK Mania


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: